7 Cara Yang Bisa Kamu Lakukan Untuk Menjadi Entrepreneur Di Usia Muda

7 Cara Yang Bisa Kamu Lakukan Untuk Menjadi Entrepreneur Di Usia Muda

Tidak heran, banyak sekali anak-anak muda yang sudah sukses mendapatkan penghasilan besar dikala umurnya yang masih sangat belia. Ada banyak sekali bisnis yang bisa kamu jalankan, baik offline maupun online. Masing-masing memiliki tingkat kesulitan yang berbeda, maka itu kamu harus mempertimbangkan matang-matang bisnis apa yang ingin kamu jalankan. Sukses di usia muda merupakan salah satu mimpi kebanyakan anak muda saat ini, dan akan berbeda rasanya jika dibandingkan dengan sukses di usia tua. Akan ada banyak hal yang bisa dilakukan jika Anda bisa sukses di usia muda.

Namun tidak jarang anak muda masih takut memulai bisnis dengan alasan tidak punya modal, atau belum punya pengalaman. Jika kamu salah satu orang yang takut memulai bisnis, berikut 5 alasan mengapa kita sebagai anak muda harus segera memulai berinvestasi. Di usia muda kemungkinan untuk menyerah dalam menjalankan sesuatu hal akan lebih kecil. Peluang untuk bisa sukses dalam berbisnis masih bisa dilakukan dengan cara lain yang lebih baik.

Membuka Bisnis dari usia yang dini

Bukaka akhirnya mendapat proyek dengan nilai yang cukup besar, yakni Rp 16 miliar untuk memproduksi trailer dan kontainer sebanyak 2.000 unit. Di bidang usaha yang baru ini, Bukaka mencoba peruntungannya dengan mengikuti tender pengadaan asphalt mixing plant di Departemen Pekerjaan Umum. Peserta tender bukan saja perusahaan lokal, namun juga luar negeri. Tapi, kondisi yang serba terbatas itu tidak menyurutkan semangat Fadel dan teman-teman. Pelan-pelan bisnis mereka pun mulai dipercaya di industri otomotif dengan mendapatkan pesanan khusus dari Toyota. Bukaka sendiri diambil dari sebuah nama desa dekat dengan Makassar, Sulawesi Selatan tempat kelahiran Achmad Kalla adik dari Jusuf Kalla.

Tidak hanya itu saja, masih banyak alasan yang bisa kamu pertimbangkan untuk segera memulai bisnis saat masih kuliah. Cek 6 alasan berikut seperti diungkapkan oleh Josh Steimle, penulis dan pengusaha seperti dilansir dari Entrepreneur. Toko Online erat kaitannya dengan Digital Marketing, karena memanfaatkan platform digital sebagai cara untuk memasarkan produknya.

Dengan menjalankan usaha dalam bidang yang kamu suka tentu kamu akan menikmati pengelolaan usaha tersebut. Tidak berlebihan jika dikatakan bahwa pendidikan kewirausahaan sangat berorientasi pada Analisis pascakolonial mengenai pendidikan menunjukan bahwa Indonesia belum sosio-psiklogis. Pendidikan kewirausahaan akan mereduksi mindset peserta didik dapat melepaskan diri dari tujuan pendidikan kolonial, yaitu menjadi pegawai dan tentang tujuan dan orientasi mengikuti pendidikan untuk menjadi pegawai negeri. Kondisi sosio-psikologis ini Pendidikan kewirausahaan juga mempersiapakan peserta didik memiliki sikap sepertinya memberikan implikasi dalam tataran kehidupan sosial. Kecenderungan yang terjadi pada masyarakat, kebanyakan dari mereka lebih menginginkan pekerjaan yang mapan setelah menyelesaikan pendidikannya.

Ditambah lagi, cara ini juga digunakan untuk melihat potensi konsep baru yang dapat diaplikasikan pada media sosial klien. Setelah menguasai ilmu desain grafis, buatlah sebuah portofolio dalam bentuk website. Selayaknya fotografer dan videografer, jasa desain grafis juga sering dibutuhkan dalam berbagai bidang. Hasil pekerjaannya pun tidak hanya digunakan untuk media cetak, tetapi juga digital. Selain untuk dokumentasi acara, fotografer dan videografer biasanya juga direkrut untuk membuat media pemasaran sebuah bisnis.

Comments are closed.