Jangan Ketinggalan! Pendaftaran Seize #terususaha Akselerator Untuk Umkm Dibuka Hari Ini

Jangan Ketinggalan! Pendaftaran Seize #terususaha Akselerator Untuk Umkm Dibuka Hari Ini

Apindo Lampung Award 2021 digagas Apindo Lampung sebagai bentuk apresiasi terhadap pengusaha yang terus bertahan di masa pandemi saat ini. “Ini penghargaan yang diberikan Apindo Lampung bagi pelaku bisnis di Lampung yang mampu bertahan atasi guncangan ekonomi akibat pandemi COVID-19,” kata Ketua DPP Apindo Lampung Ary Meizari Alfian. Guna mempertahankan kondisi usahanya, Lutfi mengubah sistem penjualan dengan mengkolaborasikan sistem penjualan offline atau di galerinya, dengan sistem penjualan on-line memanfaatkan media sosial. “Kami mencatat sekitar 5 juta pemain baru di marketplace on-line pada saat pandemi ini. Mau tidak mau memang UMKM harus masuk dunia digital atau market supaya bisa bertahan,” tutur Ikhsan.

Binsis yang bisa dibuka ketika masa pandemi

Jangan sampai Anda hanya mementingkan minat tanpa mempertimbangkan pangsa pasar dan ketersediaan modal. Mulai dari peluang bisnis kecil untuk mencobanya agar Anda tidak rugi banyak saat gagal. Anda dapat menjadikannya peluang bisnis dengan jemput bola untuk menawarkan jasa cuci sepatu sebagai peluang bisnis. Untuk belajar caranya Anda dapat menonton tutorial-tutorial ahli di Youtube. Jika Anda memiliki kemampuan untuk menjahit akan menambah keuntungan dalam mencoba peluang bisnis ini. KIni pengusaha dan pabrik memperkenalkan dan memberikan informasi mengenai produknya di web dengan memanfaatkan web site.

Minat beli konsumen menurun akibat masa karantina yang panjang membuat sebagian industri mati suri. Social distancing menuntut kita untuk mengurangi interaksi dengan orang lain dan keluar rumah jika tidak penting. Banyak orang yang memilih untuk melakukan semua kegiatan dari rumah saja, salah satunya adalah belanja makanan. Tingginya angka pasien positif virus corona yang terus bertambah setiap harinya, membuat banyak tenaga medis yang harus diturunkan dalam menangani virus corona. Menerapkan protokol kesehatan adalah salah satu bentuk empati kepada pelanggan agar mereka tidak was-was saat menerima makanan yang dibeli. Farid Fatahillah, Associate Consultant Iventure dikutip dari , mengatakan bahwa krisis pandemi COVID-19 adalah ajang bagi model untuk berempati, lebih peduli dan memberikan solusi.

Ikhsan menyebut sekarang banyak pelaku UMKM beralih ke dunia digital dalam menjual produknya. Selain melakukan pemulihan melalui jalur kebijakan, pihak pemerintah telah memberikan bantuan terhadap masyarakat. Agar bisa dengan stimulasi daya beli masyarakat, yang tidak hanya bertumpu pada bansos dengan mengembangkan aktivitas masyarakat, mempercepat realisasi stimulus fiskal, dan memberikan bantuan kepada UMKM. Kamu bisa dengan mudah mendapatkan pinjaman modal kerja di portal Pintek di pintek.id. Pada laman portal kamu bisa menuju menu Pintek Institutions lalu klik menu Pinjaman Modal Kerja untuk mendapatkan seluruh informasi trakit cara pendaftaran dan sistem cicilan. Makanan ringan do-it-yourself laku dijual karena dijamin kualitas bahan dan proses pembuatannya.

Obat yang berbahan herbal menjadi alternatif beberapa orang yang ragu dengan obat-obatan yang dijual di pasaran. Bidang kesehatan memang mengalami peningkatan paling signifikan saat terjadi wabah Covid 19 khususnya rumah sakit. Himbauan penggunaan masker dan gerakan mencuci tangan membuat dua benda ini paling banyak dicari. Apalagi orang-orang harus melakukan bodily distancing dimana salah satunya membatasi diri untuk tidak keluar rumah. Hal ini membuat orang-orang pun berbelanja secara online untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Berdasarkan panduan UNWTO, negara-negara yang selama ini menggantungkan pendapatan melalui sektor pariwisata harus mulai mengembangkan visi pariwisata berkelanjutan .

Jumlah tersebut mencapai 77% dari pagu anggaran yang totalnya Rp sixteen,36 triliun. Banpres produktif tahap kedua juga sudah dibuka pada Juni ini dengan menyasar tiga juta usaha mikro. Ikhsan menyampaikan, inisiatif Banpres Produktif Usaha Mikro yang digagas dalam program PEN 2020 dan 2021 sangat tepat dalam membantu pengusaha mikro yang pada saat pandemi kesulitan modal untuk bertahan. Selain usaha dalam bentuk jasa yang bahkan tanpa modal uang, mahasiswa juga bisa membuka usaha dengan modal uang walaupun tidak perlu terlalu besar. Usaha ini bisa menggunakan modal yang dipinjam dari keluarga atau modal patungan dari beberapa orang. Mahasiswa juga saat ini bisa mendapatkan modal dari program yang dilaksanakan di kampus, atau mengajukan rencana bisnis pada investor.

Comments are closed.