Memaknai Kembali Hadis Lan Yuflih Qawm Wallaw Amrahum Imraat Pada Kontek Kepemimpinan Perempuan

Memaknai Kembali Hadis Lan Yuflih Qawm Wallaw Amrahum Imraat Pada Kontek Kepemimpinan Perempuan

Lulusan ilmu bisnis dan manajemen akan dibekali dengan kemampuan memimpin dan mengorganisasikan sumber daya yang diperlukan untuk mencapai kesuksesan membangun bisnis. Sebagai seorang manajer, Anda kemungkinan besar akan bertanggung jawab untuk mengawasi pekerjaan tim dan memotivasi tim menuju tujuan bersama. Anda mungkin juga bertanggung jawab untuk memimpin rapat, menetapkan beban kerja, dan mendukung kolaborasi lintas tim dan departemen. Keterampilan kepemimpinan yang berkembang dengan baik akan membantu Anda mengoordinasikan tugas dan mengarahkan semua pihak untuk memastikan pekerjaan selesai sesuai dengan rencana waktu yang telah ditetapkan. Tahukah kamu, dalam dunia kerja ataupun saat kamu di kehidupan sehari-hari, kita tidak hanya butuh yang namanya kemampuan teknis namun juga non teknis?

Salah satu penyebab siswa-siswi tidak mengerjakan tugas biasanya yaitu kebiasan bermalas-malasan ataumagertadi sehingga lalai dari tugas yang diberikan. Banyak orang beranggapan bahwa pemimpin merupakan seorang komandan dari sebuah perkumpulan, kapten dalam suatu tim, serta kepala di sebuah organisasi maupun perusahaan. Hal ini memang bukanlah anggapan yang salah, tapi anggapan ini tidak sepenuhnya juga benar. Dengan integritas tersebut, maka anggota timnya dapat leluasa untuk berkomunikasi dengannya. Mereka tidak akan segan untuk mengatakan kepadanya mengenai semua masalah yang dihadapi. Mereka percaya bahwa pemimpin mereka akan membantu mereka mencari solusinya.

Kalau sudah kenal dan masuk jaringan, langkah selanjutnya adalah membina agar hubungan itu tetap baik dan bisa saling menguntungkan. Misalnya, nih, kamu mulai kerja jam 9 pagi dan punya 3 pekerjaan yang harus selesai hari ini. Jadi 6 jam untuk kerja, sisa 2 jam bisa untuk makan atau istirahat.

Keterampilan konseptual yang dimiliki seorang manajer yang baik adalah memberikan visi dan misi yang jelas kepada tim kerja atau karyawan lainnya. Dengan visi dan misi tersebut diharapkan memberikan peluang kinerja yang terbaik untuk melaksanakan program kerja yang sukses. Kejujuran seorang pemimpin merupakan kualitas pertama yang harus dimiliki seorang pemimpin, sedangkan yang kedua adalah kemampuan pemimpin untuk melihat masa depan atau yang biasa disebut dengan visi. Untuk memiliki visi yang baik kita harus memiliki kesadaran yang penuh tentang masa kini, tidak terjebak dengan rutinitas masa kini.

Selain itu, ia juga harus bisa memotivasi orang lain dan mendorong mereka untuk melakukan dan memberikan yang terbaik, bahkan dalam situasi terburuk sekalipun. Seorang yang biasa-biasa saja bisa menjadi pemimpin yang baik asalkan ia mau melatih jiwa kepemimpinan yang ada di dalam dirinya. Berikut adalah cara yang bisa dilakukan untuk mengembangkan skill kepemimpinan dalam diri siapa saja. Konsep tentang kepemimpinan memang sangat luas dan tidak bisa dijelaskan dengan satu atau dua kata saja. Predikat “pemimpin” kadang tidak diberikan secara resmi pada seseorang, namun karena karisma dan kepercayaan yang diberikan oleh para pengikutnya, maka ia disebut sebagai seorang pemimpin. Apapun itu, pemimpin harus memiliki talent atau ketrampilan yang layak menjadikannya di posisi tersebut.

Mengetahui kemampuan diri kita sendiri untuk memimpin

Mereka adalah orang-orang yang kompeten, teliti dan handal dalam berperilaku, dapat dipercaya oleh rekan kerjanya, bawahan dan atasannya serta pihak luar. Namun, pengetahuan yang luas dan kecerdasan perempuan bukan untuk menjadi kompetitor laki-laki dalam perjuangan hidupnya, tetapi agar perempuan lebih cakap dalam melakukan kewajibannya. Dalam filosofi Jawa, wanita memiliki arti ”wani ditata” atau berani diatur. Namun, perkembangan zaman terutama dalam memenuhi kebutuhan hidup yang layak, membuat perempuan ikut bekerja demi mendapatkan penghasilan.

Instruktur harus berani dan tegas, bertindak untuk menghukum setiap peserta kursus yang indisipliner sesuai dengan sangsi hukuman yang telah ditetapkan. Instruktur yang berani bertindak tegas menerapkan hukuman bagi peserta kursus yang indisipliner akan disegani dan diakui kedisiplinannya oleh peserta kursus. Dengan demikian, Instruktur akan dapat memelihara kedisiplinan peserta kursus lembaga. Instruktur yang tidak tegas menindak atau menghukum peserta kursus yang melanggar peraturan, sebaiknya tidak usah membuat peraturan atau tata tertib pada lembaga tersebut. Salah satunya adalah mengembangkan pribadi yang dapat mengendalikan diri dengan baik.

Amati perspektif unik tersebut, juka minim resiko, dapat kita ambil untuk amunisi meraih kesuksesan. Pemimpin yang baik harus mendorong pertumbuhan tim dengan mengajarkan dan mengarahkan mereka. Orang-orang tidak akan tumbuh jika para pemimpin tidak pernah mengajari mereka apa pun. Sehingga mereka dapat menumbuhkan para pemimpin baru untuk menggantikan mereka di masa depan. Untuk bisa memotivasi orang lain dengan baik, Anda harus tahu apa yang diinginkan dan dibutuhkan oleh para pengikut Anda.

Seorang pemimpin dituntut mempunyai kecerdasan berkomunikasi, karena komunikasi menjadi salah satu faktor keberhasilan seseorang menjadi pemimpin yang baik. Di era sekarang, pemimpin dengan kemampuan interpersonal skill yang tinggilah yang mampu menaklukkan tantangan dihadapannya, baik tantangan profesional maupun tantangan situasional. Dalam suatu permasalah, pemimpin juga memerlukan pandangan-pandangan atau masukan dari orang lain.

Agar sikap saling menghormati antara pemimpin dan tim dapat terus dilakukan. Guru yang baik yaitu guru dengan kinerja baik tetapi hanya di dalam kelas saja. Mereka mampu meningkatkan prestasi muridnya, mengajar dengan kreatif dan inovatif, serta mengembangkan kompetensi dirinya.

Comments are closed.